Rabu, 26 Desember 2012

gejala kanker


Gejala kanker otak umumnya tidak mudah terdeteksi karena target serangan kanker berada di otak, organ yang tidak terlihat dari luar. Meski begitu, ada beberapa indikasi yang bisa diperhatikan untuk menentukan apakah seseorang tengah mengalami gejala kanker otak atau tidak.
Beberapa gejala kanker otak yang mudah ditemui sebagai berikut:
  • Mudah mengalami sakit kepala Sakit kepala yang berkepanjangan dan datang berulang-ulang bisa menjadi gejala kanker otak.
  • Mudah mual Sering mual juga bisa menjadi gejala kanker otak.
  • Tubuh lemas Penderita kanker otak biasanya mengalami tubuh lemas. Untuk itu, jika tubuh mudah lemas meski tidak mengerjakan pekerjaan berat, hal ini perlu diwaspadai.
  • Sulit berjalan
    Pengidap kanker otak juga akan mengalami kondisi sulit berjalan. Tiap akan berjalan rasanya sempoyongan. Gejala kanker otak ini disebabkan karena pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh kehadiran sel-sel kanker.
  • Sulit mendengar dan melihat Terjadi perubahan juga dalam indra pendengaran dan penglihatan. Penderita akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Gejala kanker otak ini akan bertambah parah seiring dengan bertambah parahnya sel-sel kanker mengerogoti otak.
  • Mati rasa di kaki dan tangan Gejala kanker otak juga ditandai dengan terjadinya mati rasa pada kaki dan tangan. Kedua organ tersebut mengalami gangguan karena saraf pusatnya juga tengah diganggu oleh sel kanker.
  • Sulit berkonsentrasi
    Serangan pada otak membuat penderita juga mengalami kesulitan berkonsentrasi. Ini akan membuat penderita sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena hilangnya konsentrasi.
  • Menurunnya daya ingat dan respon
    Penderita kanker otak otomatis juga akan mengalami penurunan daya ingat serta respon tubuh. Hal ini dipengaruhi bermasalahnya organ otak yang mulai "dikuasai" sel kanker.
  • Menurunnya daya penciuman Selain indra pendengaran dan penglihatan yang menurun, gejala kanker otak juga terlihat pada menurunnya daya penciuman. Penderita sulit mempertahankan daya penciuman seperti sebelumnya.
  • Lumpuh pada sebagian wajah atau badan Pada kondisi tertentu, penderita juga bisa mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah atau sebagian tubuhnya. Ini menandakan bahwa salah satu otak tengah mengalami serangan hebat dari sel kanker.
  • Kantuk yang berkepanjanganIni juga bisa menjadi gejala kanker otak. Orang yang mengalami kantuk yang berkepanjangan, meski sudah cukup tidur, bisa menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak normal pada otak.
  • Berhentinya haid secara tidak normal Bagi wanita, berhentinya haid secara tidak normal juga perlu diwaspadai. Sebab bisa jadi hal itu menunjukkan terjadinya gejala kanker otak atau bisa jadi jenis kanker lainnya.
Mungkin jika yang terjadi hanya salah satu gejala di atas, hal itu belum sampai mengarah pada terjadinya kanker otak. Namun jika sudah terjadi beberapa gejala sekaligus, sebaiknya cepat memeriksakan diri karena sangat mungkin itu merupakan gejala kanker otak.

Cara Aman Putus



Kadang persoalan mutusin pacar itu bisa jadi pelik. Gimana caranya mutusin pacar tapi nggak bikin sakit hati? Mungkin cara Bupati Aceng ini bisa ditiru (tapi ingat, ini buat pacar ya, bukan istri. Kalau nyeraiin istri pake SMS mah, bikin malu namanya)

  1. Lewat SMS
Kayaknya ini bakalan jadi tren, nih. Siapa yang ngebawa tren ini ke tengah-tengah kita? Siapa lagi kalo bukan orang yang lagi sering wara-wiri di televisi: Bupati Aceng. Kenapa lewat SMS bisa jadi trik putus yang aman? Soalnya, kita nggak berhadapan langsung. Kalo berhadapan langsung kan ada kemungkinan kita babak-belur kalo pacar kita emosian. Sip!
  1. Ngilang Pelan-pelan
Tiba-tiba kita jadi susah dihubungin. Lama-lama komunikasi sama pacar jadi buruk. Pasti pacar kamu kesel, trus kalian jadi berantem. Nah, pas lagi berantem itulah kamu mutusin dia. Biar aman, abis itu kamu ke mana, kek. Pindah rumah, kek. Pindah kampus, kek. Pokoknya ngilang, deh.
  1. Selingkuh
Kalo salah satu ada yang selingkuh, bisa dipastiin hubungan ini nggak akan bertahan lama. Ya udah nggak apa-apa, toh kamu emang mau putus, kan? Selingkuhnya baik-baik tapi, ya. Biar putusnya juga baik-baik. (laaaah?)
  1. Ngomong Langsung
Jangan jadi pengecut, dong, ah! Masa mutusin lewat SMS? Hadepin dan ngomong langsung, dong. Pas nembak aja maunya ketemu langsung, masa pas putus nggak berani ketemu langsung? Cemen!

Hal-Hal Penyebab Makan Hati



Namanya makan, pasti bikin kenyang. Apalagi kalau makannya 4 sehat 5 sempurna, pasti kenyang dan sehat bikin badan selalu fit dan siap beraktivitas setiap hari. Tapi gimana kalau ada makan yang bikin kita gak kenyang dan malah bikin lemes setiap hari? Ya, itulah makan hati.
Makan hati banyak bikin kita jadi bukan kita banget. Bikin kita yang ceria jadi murung seharian. Bikin kita yang semangat jadi lesu seharian. Yah, namanya juga makan hati. Ngenes.
Bukan garam kalau gak asin. Bukan makan hati kalau gak ngenes.
Lalu, makan hati itu penyebabnya apa sih? Apa yang bisa bikin orang yang tadinya semangat dan sehat jadi lesu dan sakit gara-gara makan hati? Ini dia.



1. Sahabat Pacar (yang lawan jenis)
Punya pacar emang bisa bikin bahagia. Tapi kadang yang bikin makan hati itu adalah sahabat si pacar, apalagi yang lawan jenis. Kita gak pernah tahu apa yang ada di dalem hati sahabat pacar kita itu. bisa aja dia ngarep dan nunggu waktu yang pas buat nikung. Kalau kita ingetin pacar soal sahabatnya itu, pasti pacar malah jadi ngambek sama kita. Duh, makan hati banget tuh.
2. Nunggu
Nunggu udah bukan hal yang aneh lagi kenapa bisa bikin kita makan hati. Selain membosankan, nunggu juga bisa bikin kita jadi pengen makan orang. Tapi, nunggu yang paling makan hati itu cuma nunggu hal yang gak pasti sih, kepastian contohnya. Jadi bagi kamu yang cuma bisa nunggu kepastian, mending pikir lagi deh. Cari yang langsung ngasih kepastian tanpa harus nunggu aja.
3. Kepo
Pengen tau banget keadaan dia kaya gimana. Udah ditahan malah makin pengen tau dan penasaran. Akhirnya buru-buru buka timeline dia. Pas udah dibuka, maksud hati pengen tau keadaan dia, yang terjadi malah liat dia lagi mention-mention-an mesra sama pacar barunya. Pfffft. Tapi gak apa=-apa sih, yang penting kan udah tau keadaan dia baik-baik aja, termasuk keadaan hubungan dia yang lagi baik-baik aja juga. Kwukwukwuk.
4. Gengsi
Kata siapa gengsi gak bikin makan hati? Itu salah banget. Gengsi itu bikin makan hati. Bedanya, makan hati gengsi itu muncul di akhir. Contohnya pas gengsi buat gak bilang kangen sama mantan duluan. Ternyata bisa aja si mantan bakal ngajak balikan saat itu, tapi karena kamu gak ngomong makanya jadi gak bisa balikan. Yang bikin makan hati adalah, kamu tahu itu semua. Pfft.
Udah kenyang belom nih makan hatinya? Kalau belum, terus aja nunggu yang gak pasti, kepo, dan gengsi

Cinta itu tai













w ga tau cinta itu apa,
yang w rasa hanya sakit..